Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mendorong pengembangan sentra produksi modified cassava flour (mocaf) di Kabupaten Pringsewu sebagai langkah strategis hilirisasi komoditas singkong.
Upaya ini dinilai penting untuk memperkuat swasembada pangan sekaligus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah.
Dorongan tersebut disampaikan Gubernur saat menerima Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, dalam pertemuan di Ruang Kerja Gubernur, Kantor Gubernur Lampung, Kamis 9 April 2026.
Pertemuan tersebut membahas pengembangan industrialisasi mocaf sebagai penggerak ekonomi inklusif berbasis potensi lokal.
Menurut Gubernur Mirza, pengolahan singkong menjadi mocaf merupakan bentuk hilirisasi yang memiliki nilai strategis bagi Lampung.
Selain meningkatkan nilai tambah komoditas, pengembangan mocaf juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
Ia menegaskan, Kabupaten Pringsewu memiliki potensi besar untuk menjadi percontohan pengembangan hilirisasi singkong di Lampung.
Penguatan sektor ini juga dinilai dapat mendukung diversifikasi pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis sumber daya lokal.
Sementara itu, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menyampaikan bahwa daerahnya telah memiliki sejumlah industri kecil dan menengah (IKM) yang memproduksi mocaf.
Produk tersebut menjadi alternatif tepung sehat pengganti terigu untuk berbagai kebutuhan olahan pangan.
Menurutnya, hilirisasi mocaf tidak hanya meningkatkan nilai jual singkong, tetapi juga membuka ruang partisipasi masyarakat dalam seluruh rantai produksi, dari hulu hingga hilir.
Tenaga Ahli Bupati Pringsewu, Achmad Subagio, menambahkan bahwa posisi strategis Pringsewu sebagai simpul konektivitas antar sentra produksi singkong menjadi keunggulan tersendiri dalam pengembangan industri mocaf.
Ketersediaan bahan baku yang melimpah dinilai mampu menjamin keberlanjutan industri sekaligus meningkatkan nilai tambah secara signifikan.
Ia juga menekankan bahwa pengembangan industrialisasi mocaf berpotensi besar dalam menciptakan lapangan kerja, membuka peluang usaha baru, mendorong pemerataan ekonomi, serta meningkatkan inklusi keuangan masyarakat. Program ini turut diharapkan dapat berkontribusi dalam menekan angka kemiskinan dan mengurangi ketimpangan antarwilayah.
Menutup pertemuan, Bupati Riyanto Pamungkas bersama Achmad Subagio berharap dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Lampung agar program pengembangan mocaf di Pringsewu dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.